Home » EnsikloBatik » Canting

Canting

cantingcanting elektrik

Canting untuk membatik adalah alat kecil yang terdiri dari gagang/tangkai terbuat dari bambu, nyamplungan /badan canting (tempat cairan lilin) dan carat/cucuk (tempat keluarnya lilin waktu membatik) yang terbuat dari tembaga. Canting ini dipakai untuk menuliskan pola Batik dengan cairan lilin (malam). Menurut fungsinya ada canting reng-rengan (untuk membatik reng-rengan batikan pertama sesuai pola atau tanpa pola) dan canting isen ( untuk membatik isi bidang). Menurut besar kecil cucuk ada cucuk kecil, sedang dan besar. Menurut banyaknya cucuk ada canting cecekan /cucuk satu, canting loron/cucuk dua, canting telon/cucuk tiga, canting prapatan/cucuk empat, canting liman/cucuk lima, canting byok/cucuk tujuh atau lebih dan canting renteng/galaran (bercucuk genap tersusun dari atas ke bawah).
Seiring perkembangan jaman kini tengah dikembangkan inovasi baru berupa canting elektronik. Canting elektronik ini terdiri dari tiga bagian utama, yakni bak penampung lilin batik atau malam, tangkai pemegang, dan alat kontrol suhu yang berfungsi mengontrol suhu canting. Salah satu kelebihan lain, paruh canting bisa dicopot dan diganti sesuai ukuran yang diinginkan. Seluruh jenis paruh canting, yakni ceceg, klowong, tembogan, dobel ceceg, dan dobel klowong bisa dipasang di tubuh canting. Padahal pada canting tradisional, lima jenis ini terpisah-pisah.

 

About these ads

26 thoughts on “Canting

  1. canting tulis memang ada yang ujungnya pakai emas untuk membuat motif titik yang sangat halus. tetapi itu canting pada zaman dahulu, kalo sekarang sudah jarang sekali yang memakai canting berujung emas ini

  2. bisakah saya memperoleh gambar orang tengah membatik dan jenis-jenis canting dengan ukuran yang lebih besar?
    kalau bisa tolong di-upload ya mbak. terima kasih

  3. Saya pertama kali mengetahui canting elektronik dari acara pagelaran busana dan budaya jambi di Jakarta bulan oktober 2009 yang lalu, ternyata di Jawa Tengah sebelumnya sudah menggunakannya tapi tidak terekspos. Dimanakah tempat usaha batik yang menggunakan canting elektronik itu ? dan bagaimana hasilnya? terima kasih.

  4. Alur CANTING BATIK TULIS, pada dasarnya mengikuti prinsip hukum “benjana berhubungan”, beberapa alur antara lain : (1)Sawut miring kanan, kiri,(2) Cacah Gori, (3)Kawung kanan/kiri (4) Pilin Kanan/kiri (5) Pilin Ganda, (6) Parang Atas/bawah (7) Parang Lengkap (8)Cecek Sawut tengah/mendatar/atas/bawah (9) Sisik Melik (10) Sisik Grinsing dll. Demikian sedikit pemahaman kaidah pembatikan batik tulis pada isen-isennya setelah direngreng.
    Drs.H.Ch.Faurozi.,M.Si Pemerhati Motif Batik Pekalongan. HP.085222066116.

  5. Saya memakai canting listrik buatan sendiri, dan pernah diuji dengan dinyalakan nonstop 24 jam tanpa kendala. Mudah diperbaiki oleh siapapun dan sparepartnya mudah diperoleh di toko listrik dimanapun. Untuk pengaturan panas saya atur dengan alat dimer. Anton 08174851510

  6. Saya memakai canting listrik buatan sendiri, dan pernah diuji dengan dinyalakan nonstop 24 jam tanpa kendala. Mudah diperbaiki oleh siapapun dan sparepartnya mudah diperoleh di toko listrik dimanapun. Untuk pengaturan panas saya atur dengan alat travo thermostat. (maaf salah tulis bukan dimer). Informasi hubungi Anton 08174851510

  7. ada beberapa macam canting loron, telon, [rapatan, liman dll apakah canting elektronik juga tersedia dalam ragam seperti itu ?

  8. EH KALAU BOLEH NANYA DIMANA KALO MAU MEMBELI BAHAN-BAHAN BATIK SOAL NYA PR SEKOLAH DISURUH BIKIN BATIK NGUMPULINNYA HARI SENEN BESOK DUA HARI LAGI NICH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s